Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 5 Oktober 2014
Baca: Mazmur 119:145-152
"Aku berseru dengan segenap hati; jawablah aku, ya TUHAN! Ketetapan-ketetapan-Mu hendak kupegang." Mazmur 119:145
Setelah tahu bahwa Tuhan Yesus tidak lagi menyebut kita sebagai hamba, melainkan menjadikan kita sahabat-Nya, maka kita pun harus berusaha supaya kita benar-benar layak disebut sebagai sahabat
No comments:
Post a Comment